”Wajah kota” itu, salah satunya bernama bandara
gerbang untuk memasuki suatu negara ataupun kota, apabila kita menggunakan transportasi udara adalah bangunan bandara, baik itu berskala internasional ataupun nasional. Image yang dihadirkan oleh bangunan ini ketika kita mendarat dan menyaksikan bangunan bandara ini dari atas pesawat, ternyata begitu kuat memberikan gambaran ataupun cerminan bagi pendatang tentang bagaimana image ibukota negara ataupun kota yang akan kita kunjungi. Bentuk masa bangunan, teknologi konstruksi yang dihadirkan, penggunaan material, pemilihan warna dan detail bangunan yang dihadirkan akan mempengaruhi pikiran kita tentang kondisi negara ataupun kota tersebut, dari aspek fisik, ekonomi, sosial budaya dan regulasi yang berada disana.
Apa yang dihadirkan oleh foto-foto dari bandara internasional incheon di seoul ini? Pertama tentunya kesan modern dan besarannya, hadir dengan kekiniannya yang ditunjukkan dari bentuk masa dan disainnya, konstruksinya, material pengisinya. Kedua kesan teratur dan sistimatis yang ditunjukkan dengan suasana interior bangunan dan penggunaan teknologi komputer untuk menunjang sistim informasi dan transportasinya. Ketiga kesan bersih dan keempat adalah kesan effektif dan effisien yang ditunjukkan dengan semua aktifitas dapat dilakukan dengan cepat dan link/hubungan zona ruang amat terjaga.
Demikian juga kesan yang dihadirkan oleh bandara gimhae di busan, dengan skala pelayanan yang lebih kecil dari incheon tetapi mempunyai kesamaaN kesan yang dihadirkan bagi penggunanya.
Kesan-kesan yang dihadirkan dari bandara ini ternyata tidak jauh menyimpang dengan gambaran kondisi ibukota negara ataupun kota dimana bandara-bandara itu berada.
Gambaran kondisi kota seoul dan Busan ternyata memang benar seperti yang tergambarkan dari bentuk dan disain bandaranya yaitu sebagai kota-kota yang modern, teratur dan terencana secara sistematis, bersih serta serba mengutamakan pelayanan yang efektif dan efisien.
Apabila kita mencermati kondisi bandara internasional kota kita ”Ahmad Yani” di Semarang, saya akan mendukung rencana pemindahan letak bandara tersebut pada tempat yang menyebabkan kota semarang akan dapat berkembang menjadi kota metropolitan dengan gedung-gedung tinggi menjulang dan mengganti bentuk bangunan yang lebih cocok dengan karakter kota semarang kedepan, karena saya yakin bahwa ”wajah kota” itu, salah satunya bernama bandara.



0 Tanggapan ke “catatan saku dari korea (02)”